Facebook

Thursday, 30 June 2011

Membuat Kertas Milimeterblok (saat galau melanda)

Libur tlah tiba...libur tlah tiba...Hore....Hore...eits,beloooom masih ada ujian remediasi ni -_-
Well,dari pada gue bengong ga jelas selese ujian,mending gue coret coret aja di blog gue yg mulai berdebu dan usang di makan jaman ini.
Well,
kali ini gue bakal ngepost tiks dan trips,oops..maksudnya tips and trik.Hha *mulaidisleksia*
Hmmm,sebenernya postingan gue ini udah gue siapin dari dulu dulu dulu,tapi karena gue sibuk terus juga koneksi inet kayak raja siput *lambatgakketolongan* jadilah baru sekarang gue masukin.
Okeh,cukup basa basi nya sodara sodara. Jadi trik/ide kreatif ini muncul disaat gue lagi gundah gulana dan galau ngerjain laporan praktikum Farfis (red:FarmasiFisik) "Ukuran Partikel", hari sudah malem sodara sodara,laporan musti dikumpul besok, dan gue lupa ada beberapa perhitungan yang harus di interpretasikan dalam kurva dan harus di buat di Kertas milimeterblok. Oh my,seketika itu juga gue tepok jidat baru inget kalo gue belom beli kertasnya. Dan tengah malam itu gue galau sejadi-jadinya...
Untungnya gue manusia dan punya otak yang encer *PEDEgilak* akhirnya gue manfaatinlah tu,

Gue berpikir keras bagaimana caranya menghandirkan selembar kertas milimeterblok dihadapan gue tanpa sulap dan sihir. Akhirnya setelah kelamaan mikir dan tidak memunculkan hasil, gue cek daftar program yg ada di leposan (red:laptop).

Audacity : bukan, Cyberlink :bukan, GOMPlayer :bukan,
Tuneup :apalagi ya jelas bukan!.
Saat mata gue tertuju pada Photoshop, seketika ide cemerlang gue muncul.Wah bisa nih...bisa...
Dengan sigap gue ngebuka jendela Photoshop dan menulusuri feature didalamnya.
Dan tada...jadilah seperti ini...



selanjutnya gue langsung nge-page setup,colok kabel epuchan (red:Printer),dan teken tombol Print.

Namun,apa yg terjadi sodara sodara?dari moncong epuchan (red:Printer) yg keluar hanya selembar kertas kosong tanpa ada garis garis didalamnya. Dan gue kembali menggalau. . .
Okeh,Karena menyerah adalah bukan tipe saya, akhirnya dalam kegalauan. Gue mulai mencari cara lain,cara lain yg gue pilih adalah dengan browsing di Google *KENAPA GAK DARI TADI OY!!*
setelah berkeliling-keliling akhirnya gue menemukan ini incompetech
Berikut beberapa penampakan dan langkah-langkah membuat milimeterbloknya.

Wednesday, 9 February 2011

Pemanfaatan Obat Herbal yang Tepat

Selese kuliah tadi siang gue pengen buru-buru nulis apa yang gue dapetin pas kuliah tadi.Hmm...Gue emang tertarik dengan pengobatan tradisional jadilah gue ngambil mata kuliah pilihan ini TSBA (Teknik Sediaan Bahan Alam). Nah, pada kuliah pertama tadi baru pengantar sih tapi ya ngebuat gue makin tertarik ama Pengobatan dengan menggunakan obat herbal.


Well, Obat herbal akhir akhir ini emang lagi gencar-gencarnya di gunakan sebagai pengobatan alternatif. Gak sedikit lho yang ngebuka klinik pengobatan alternatif gitu, kalo kita lihat sekarang pasti hampir ada tuh di setiap sudut di kota-kota besar.
Beberapa faktor yang bikin Obat herbal akhir-akhir ini dilirik sebagai alternatif adalah. . .
  1. Efek samping kecil bila di gunakan dengan tepat
  2. Dapat di gunakan dengan kangka waktu yang lama (red:toksisitas kecil) ya dimana kalo kita menggunakan obat sintetis dalam jangka waktu lama dapat bersifat toksik bagi tubuh.

Namun, terlepas dari faktor di atas, tetap saja obat herbal hingga kin belum dapat menggantikan kebutuhan terhadap penggunaan obat sintesis.

Mengapa ?

Thursday, 3 February 2011

Mesir dan semua yang mulai memanas

Apa yang membuat saya ingin menulis malam ini?setelah sekian lama tidak posting di blog ini.
Sederhana, jawabannya adalah karena "gejolak Demo Massa di Mesir"
Tidak sesedarhana itu memang jika kita melihat bagaimana keadaan saudara kita disana, baik para WNI maupun WNM (Warga Negara Mesir).
Hingga hari ini telah dilaporkan hampir 150 orang tewas akibat kericuhan ini.

Lalu, apa hubungannya dengan saya? Hingga saya mengangkatnya menjadi sebuah tulisan?


Karena memang kericuhan yang memanas ini membuat sekeliling menjadi panas.
Saya terheran heran membaca berita siang tadi yang mengatakan bahwa Harga BBM Non Subsidi (red:pertamax) meningkat menjadi Rp8.050 yang diprediksi secepatnya akan menjadi Rp 9.000. Waw...2x lipat premium lho!
Selain itu Pak SBY juga mulai mengangkut kembali para WNI yang ada di Mesir, baru sekitar 400 orang sih yang tiba di Indonesia meski ada 5000 WNI yg masi terombangambing disana,berdiam di rumah-rumah dan asrama dgn cadangan sembako yg mulai menipis (lagi2 keterlambatan, okelah kita maklumi mungkin gara2 emang bandaranya
padat).
Tapi, yang paling mencolok perhatian saya adalah ketika malam ini saya membuka Twitter dan ada Twit dari panutan saya (Seorang Penulis Novel) Paulo Coelho (bukunya yg menjadi International Bestseller adalah The Alchemist).
Beliau mentwit


Melihat twit beliau saya otomatis lagsung me-retweetnya. Toh orang mana yang gak geram terhadap "Mubarak" (orang asing maksud saya) kalau masyarakatnya sudah hingar bingar tak karuan begini tetapi beliau menjawab dengan lantang tak mau turun dari kekuasaannya sampai September nanti (red:masa akhir jabatannya) tanpa ada sikap berdamai.

Saturday, 24 July 2010

A scientific joke

Hi Pal,

Dont ya think today was really hot??
Im in boredom,try to find out something funny.
i found it,
a clasical science joke.

[credits:physlink]

One day, all of the world's famous physicists decided to get together for a party (ok, there were some non-physicists too who crashed the party). Fortunately, the doorman was a grad student, and able to observe some of the guests...



Everyone gravitated toward Newton, but he just kept moving around at a constant velocity and showed no reaction.
Einstein thought it was a relatively good time.
Coulomb got a real charge out of the whole thing.
Cauchy, being the mathematician, still managed to integrate well with everyone.
Thompson enjoyed the plum pudding.
Pauli came late, but was mostly excluded from things, so he split.
Pascal was under too much pressure to enjoy himself.
Ohm spent most of the time resisting Ampere's opinions on current events.
Hamilton went to the buffet tables exactly once.
Volta thought the social had a lot of potential.
Hilbert was pretty spaced out for most of it.
Heisenberg may or may not have been there.
Feynman got from the door to the buffet table by taking every possible path
The Curies were there and just glowed the whole time.
van der Waals forced himeself to mingle.
Wien radiated a colourful personality.
Millikan dropped his Italian oil dressing.
de Broglie mostly just stood in the corner and waved.
Hollerith liked the hole idea.
Stefan and Boltzman got into some hot debates.
Everyone was attracted to Tesla's magnetic personality.
Compton was a little scatter-brained at times.
Bohr ate too much and got atomic ache.
Watt turned out to be a powerful speaker.
Hertz went back to the buffet table several times a minute.
Faraday had quite a capacity for food.
Oppenheimer got bombed.
The microwave started radiating in the background when Penzias and Wilson showed up.
After one bite Chandrasekhar reached his limit.
Gamow left the party early with a big bang while Hoyle stayed late in a steady state.
For Schrodinger this was more a wave function rather than a social function.
Skorucak wanted to put everybody on his web site.
Erdos was sad no epsilons were invited.
Born thought the probability of enjoying himself was pretty high.
Instead of coming through the front door Josephson tunnelled through.
Groucho refused to attend any party that would invite him in the first place.
Niccolò Tartaglia kept stammering throughout the evening.
Pauling wanted to bond with everyone.
Keynes was keen to question the marginal utility of this party.
Shakespeare could not decide whether to be or not to be at the party.
John Forbes Nash wanted to play a n-person zero sum game.
Pavlov brought his dog; which promptly chased after Schrodinger's cat.
Zeno of Elea came with two friends - Achilles and the tortoise.
Bill Gates came to install windows.
Bertrand Russell kept wondering if the cook only cooks for the guests, who cooks for the cook?
Witten bought a present all tied up with superstrings.
The food was beautifully laid out by Mendeleyev on the periodic table.
Riemann hypothesised about who would arrive next; to which Newton retorted, ' hypotheses non fingo.'
Chadwick was handing out neutrons free of charge.
Everyone was amazed at Bell's inequality.
Watson and Crick danced the Double Helix.
While Fermat sang, 'Save the Last Theorem for me.'
Maxwell's demon argued with Dawkin's friend, the selfish Gene.
Russell and Whitehead insisted on checking the bill for completeness and consistency. Godel said it was incomplete and it can never be proved otherwise.
Epimenides the Cretan announced that only non-Cretans spoke the truth.
Rontgen saw through everybody.
Descartes cogitated, 'I think I am drunk. Therefore I am at the party.'

Tuesday, 20 July 2010

SearchEngine by Picture


Hi...Pals...

Its been awhile,
hohohoho,,
gue kembali dengan beberapa info terhangat. n_n
Well, sebenernya gue posting ni blog berhubung kecepatan i-net gw lagi ngebut,
segini lho...

huohohohohohoho,rekor tercepat hingga detik ini...Lumayan lah,

Nah,postingan kali ini bukan hanya mau mamer speedtest,tapi mau kasih tau tentang searchengin terbaru dan terunik,dan kadang kadang sangat diperlukan.
Hehehehe,

Q : Apasih searchengine sekarang yang lebih jago dari Google ?
Weits,jangan salah pal.Okelah kalo lo mau cari anything,everything,anywhere di segala penjuru dunia maya lo bisa cari dengan bantuan dedengkot kita satu ini (red:Google).Itu kalo keyword yang lo masukin adalah "kata".
Yap, "kata", kuncinya disitu.
Q: Kenapa?
Well,pal.Terkadang lo untuk mencari sesuatu gak hanya bermodalkan kata-katakan?gimana kalo info yang lo punya adalah sebuah foto/picture/image,yah hanya sebuah gambar.Dan lo penasaran sama Sumber dari gambar itu, apa gambar itu, dari mana asal webnya.
Jadi kita bisa gunain ini...TiniEye...