Facebook

Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Saturday, 24 July 2010

A scientific joke

Hi Pal,

Dont ya think today was really hot??
Im in boredom,try to find out something funny.
i found it,
a clasical science joke.

[credits:physlink]

One day, all of the world's famous physicists decided to get together for a party (ok, there were some non-physicists too who crashed the party). Fortunately, the doorman was a grad student, and able to observe some of the guests...



Everyone gravitated toward Newton, but he just kept moving around at a constant velocity and showed no reaction.
Einstein thought it was a relatively good time.
Coulomb got a real charge out of the whole thing.
Cauchy, being the mathematician, still managed to integrate well with everyone.
Thompson enjoyed the plum pudding.
Pauli came late, but was mostly excluded from things, so he split.
Pascal was under too much pressure to enjoy himself.
Ohm spent most of the time resisting Ampere's opinions on current events.
Hamilton went to the buffet tables exactly once.
Volta thought the social had a lot of potential.
Hilbert was pretty spaced out for most of it.
Heisenberg may or may not have been there.
Feynman got from the door to the buffet table by taking every possible path
The Curies were there and just glowed the whole time.
van der Waals forced himeself to mingle.
Wien radiated a colourful personality.
Millikan dropped his Italian oil dressing.
de Broglie mostly just stood in the corner and waved.
Hollerith liked the hole idea.
Stefan and Boltzman got into some hot debates.
Everyone was attracted to Tesla's magnetic personality.
Compton was a little scatter-brained at times.
Bohr ate too much and got atomic ache.
Watt turned out to be a powerful speaker.
Hertz went back to the buffet table several times a minute.
Faraday had quite a capacity for food.
Oppenheimer got bombed.
The microwave started radiating in the background when Penzias and Wilson showed up.
After one bite Chandrasekhar reached his limit.
Gamow left the party early with a big bang while Hoyle stayed late in a steady state.
For Schrodinger this was more a wave function rather than a social function.
Skorucak wanted to put everybody on his web site.
Erdos was sad no epsilons were invited.
Born thought the probability of enjoying himself was pretty high.
Instead of coming through the front door Josephson tunnelled through.
Groucho refused to attend any party that would invite him in the first place.
Niccolò Tartaglia kept stammering throughout the evening.
Pauling wanted to bond with everyone.
Keynes was keen to question the marginal utility of this party.
Shakespeare could not decide whether to be or not to be at the party.
John Forbes Nash wanted to play a n-person zero sum game.
Pavlov brought his dog; which promptly chased after Schrodinger's cat.
Zeno of Elea came with two friends - Achilles and the tortoise.
Bill Gates came to install windows.
Bertrand Russell kept wondering if the cook only cooks for the guests, who cooks for the cook?
Witten bought a present all tied up with superstrings.
The food was beautifully laid out by Mendeleyev on the periodic table.
Riemann hypothesised about who would arrive next; to which Newton retorted, ' hypotheses non fingo.'
Chadwick was handing out neutrons free of charge.
Everyone was amazed at Bell's inequality.
Watson and Crick danced the Double Helix.
While Fermat sang, 'Save the Last Theorem for me.'
Maxwell's demon argued with Dawkin's friend, the selfish Gene.
Russell and Whitehead insisted on checking the bill for completeness and consistency. Godel said it was incomplete and it can never be proved otherwise.
Epimenides the Cretan announced that only non-Cretans spoke the truth.
Rontgen saw through everybody.
Descartes cogitated, 'I think I am drunk. Therefore I am at the party.'

Saturday, 13 December 2008

Sampah Kulit Singkong

Singkong merupakan umbi atau akar pohon yang panjang dengan fisik rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm,tergantung dari jenis singkong yang ditenam.Daging umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan.Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein.Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin.
Nah,kalau daun dan isinya begitu bermanfaat dan sangat bernutrisi tinggi untuk kita bagaimanakah dengan kulitnya?Apakah kulit singkong hanya sebagai limbah/sampah dari singkong?Hal ini sering kali disepelekan oleh sebagian besar orang,namun ternyata selain dianggap sebagai limbah dari tanaman singkong,kulit singkong memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi yang dapat digunakan sebagai sumber bagi ternak.
Selengkapnya dibahas dalam poin-poin berikut ;

I.DESKRIPSI
Berdasarkan bentuknya sampah digolongkan menjadi sampah organik,anorganik,dan sampah berbahaya.
Maka kulit singkong ini tergolong dalam sampah Organik karena sampah ini dapat terdegradasi (membusuk/hancur) secara alami.
Selama ini 70% dari jumlah volume total sampah di Indonesia merupakan jenis sampah organik.Oleh karena pengolahan dari sampah yang dapat terdegradasi ini sangat membantu dan meminimalisasi sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Selama ini pengolahan persampahan,terutama di perkotaan ,tidak berjalan dengan efisien dan efektif karena pengelolaan sampah bersifat terpusat.Misalnya saja,seluruh sampah dari kota Jakarta harus dibuang di tempat pembuangan akhir di daerah Bantar Gebang Bekasi.Dapat dibayangkan berapa ongkos yang harus dikeluarkan untuk ini.Belum lagi,sampah yang dibuang masih tercampur antara sampah organik dan anorganik.Padahal,dengan mengelola sampah besar ditingkat lingkungan terkecil seperti RT atau RW,dengan membuatnya menjadi kompos maka paling tidak volume sampah dapat dikurangi.Apalagi kulit singkong sering dianggap remeh dan menjadi limbah rumah tangga padahal ada banyak menfaat yang didapat dari kulit singkong.

II.DAMPAK
Walaupun sampah organik/limbah kulit singkong banyak memiliki manfaat dan dapat diolah menjadi kompos,pakan ternak,dan bioenergi bukan berarti limbah ini tidak memiliki dampak negative.Dampak negative yang dapat timbul adalah jika kita membakar sampah asal-asalan karena dapat mengganggu kesehatan.
Masalah lain dari sampah organik/limbah kulit singkong adalah kelembapannya.Sampah basah mengakibatkan partikel-partikel yang tidak terbakar berterbangan juga berakibat terjadi reaksi yang menghasilkan hidrokarbon berbahaya.Partikel-partikel yang tak terbakar akan terlihat sebagai awan dalam asap.

III.MANFAAT
Kulit singkong merupakan limbah dari singkong yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang dapat digunakan sebagai sumber bagi ternak.Persentase jumlah limbah kulit bagian luar sebesar 0,5-2% dari berat total singkong segar dan limbah kulit bagian dalam sebesar 8-15%.Peningkatan efisiensi pemanfaatan bahan makanan dapat dilakukan melalui berbagai teknologi pengolahan pakan yaitu pencampuran hijauan atau limbah pertanian dengan konsentrat menjadi wafer ransom komplit.
Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui sifat fisik dan palabilitas wafer ransom komplit untuk domba yang menggunakan kulit singkong sebagai pengganti rumput lapang.Sifat fisik yang di ukur adalah kadar air.,daya serap air,pengembangan tebal,kecepatan dan keteguhan lentur.Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan ransom dan 3 kali ulangan.
(Steel dan Torrie,1993)
Hasil penelitian menunjukkan bahwaw perlakuan memberikan pengaruh terhadap nilai kadar air,daya serap air,pengembangan tebal dan kerapatan,namun tidak berpengaruh terhadap nilai keteguhan lentur.Rataan nilai kadar air berkisar 10,060-13,137%,rataan nilai daya serap air berkisar 82,490-169,780^,rataan nilai kerapatan berkisar 0,855-0,870 g/cm3,dan rataan nilai keteguhan lentur berkisar 46,83-48,66 kg/cm2.
Kisaran hasil pengujian palatabilitas dari konsumsi bahan kering berkisar 769-866 gr/hari.Berdasarkan hal tersebut memanfaatkan limbah kulit singkong sebagai pengganti rumput lapang dalam ransom komplit domba bentuk wafer dapat dilakukan sampai taraf 30%.
Selain itu masih banyak lagi pemanfaatan dari limbah kulit singkong yaitu kompos,obat cacingan dan dapat dibuat kerupuk.

IV.CARA PENGOLAHAN
1.Pupuk (bioteknologi)
Sisa kulit singkong dicacah kecil-kecil,diletakkan di dalam kotak kayu yang diberi air gula merah,disiram diatasnya,lalu tunggu beberapa hari ...tanpa terkena sinar matahari.Setelah beberapa hari (±2 minggu),disaring dengan adukan pasir,dan yang halus itulah yang dijadikan pupuk.

2.Obat cacing
Diperlukan 60 gr kulit batang singkong dan 30 gr daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc.Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur.Lakukan teratur setiap hari hingga sembuh.

Saturday, 25 August 2007

Global Warming&Pluto

Akhir-akhir ini gue sadar berapa perlunya kita memperhatikan tentang green house effect sampe global warming.Dan gue punya sedikit penjelasannya.

What is global warming?
à meningkatnya temperature rata-rata bumi sebagai akibat dari akumulasi panas di atmosfer yang disebabkan oleh green house effect
What is green house effect?
à fenomena menghangatnya bumi karena radiasi sinar matahari dari permukaan bumi dipantulkan lagi keluar angkasa yang terperangkap oleh “selimut” dari gas-gas seperti CO2, CH4,N2O, PFCS(per fluoro carbon), HFCS(hidro flluoro carbon), SF6(sulfur heksa flourida) & CFCS(cloro flour carbon).
DWARF planet à Pluto
Charon (dianggap mitra salsa yang sejajar)
UB313
Xena
Ceres (asteroid terbesar mengandung melantonin)
Pluto = dwarf planet….??????
1st orbit melenceng dari planet lainnya. Tahun ’91 pernah masuk ke orbit neptunus.
2sd susunannya berbeda dgn planet lain terdiri atas metan dan nitrogen yang membeku dengan kekerasan mirip baja.
Esposito anggap Pluto hanya sejenis debu angkasa dari tetangga system tata surya.
Planetà Benda angkasa yang mirip bumi. Saat kabut kosmik mulai membentuk tata surya , kelompok kecil yang saling menarik & membentuk benda angkasa tersendiri, yang massanya cukup besar, membentuk bulatan seperti bumi dgn garis edar sejajar dengan resultan putar tata surya.
Big Bangà Jagad raya berawal dari ledakan 1 ttk tunggal bervolume 0 & berkerapatan tak terhingga yg terjadi sekitar 14 milyar years ago & seiring berjalannya waktu ruang angkasa mengembang & ruang yg memisahkan antara benda-benda langit pun mengembang